Klip bikinan Kusuma. Terima kasih ya Kus..

Sunday, September 14, 2008

ssstt, Dilarang bicara ( Baca boleh ;)

ARE WE WHAT WE READ/eat/wear? Gugah RiaCV.
Dulu waktu masih punya banyak waktu untuk nulis dan kirim artikel ke suatu CJ, pengen nulis , membahas dan membantah (dengan argumen tentunya), bahwa "We are not (what we seem) to read/eat/wear." Tapi ya ... krn keterbatasan waktu itu ;) ditambah lagi karena imej Ria disitu hanyalah sebagai penulis "festival" ;).

Tapi di email ini Ria cuma mau kasi umpan (sori bukan soto, atopun bakso ikan ... hmm kesukaankoe ;)). Ria beli buku Me Talk Pretty One Day, hanya karena ada seseorang yang bilang bahwa buku itu sungguh sangat amat menjadi inspirasinya. Alhasil setelah cari sana dan cari sini, ketemu second hand book nya di Amazon. Harganya sih cuma £ 0.45, tapi ongkos kirim (within UK) £ 2.75. Harga resmi/baru £9.99 (paper back).

Setelah baca buku itu, loh kok Ria merasa bahwa buku itu TIDAK mencerminkan dirinya, maksudnya "seseorang" itu. (The more I know ... the more I don't know "seseorang" itu.) Pertanyaannya, kalau ada yang "memergoki" Ria membaca buku ini ... lalu ... does it mean "something"?
Salam RiaCV.

......WYSIWYG What You See Isn't What You Get... ( said Lenny Blue aka Madam Klemong )
hmm Let me see, at least we saw that Ria read something or read anything ;) , better still than read nothing ;) ( ~E~)

Lanjut mang ,



Yang pertama adalah baca "Laskar Pelangi", ini dianjurkan oleh Papa dan Mama di rumah, soalnya katanya buku ini bagus banget .

Yang nulis namanya Andrea Hirata, total bukunya ada tiga. Yang kedua judulnya "Sang Pemimpi"

Lalu lanjut dengan buku ketiga yang judulnya "Edensor"

Cara ceritanya luwes, cerita tentang pengalaman dirinya sendiri dari kecil di pulau Belitung, sampai besar nyangkut di Eropa. Highly recommended, my favorite one is the third book "Edensor". Bakal ada buku yang keempat, tapi masih belum keluar waktu itu di Jakarta. Papa dan Mama sudah janji bakal kirim ke sini kalau buku keempat keluar. :o) Sekali2 sesuatu yang lain baca buku bahasa Indonesia, karena ya di sini susah untuk dapat buku bacaan berbahasa Indonesia.

Selesai baca tiga buku di atas, aku balik lagi ke Stephen King - writing as Richard Bachman - "The Running Man":
Buku ini aslinya dari awal 80an, pokoknya udah lumayan lama lah. Ceritanya sendiri ada di masa depan, cerita tentang satu TV show yang sangat brutal. Mungkin teman2 pernah lihat filmnya, pemain utamanya si Arnold Schwarzenegger. Aku belum pernah lihat filmnya, tapi katanya rada2 beda.


Apakah di antara teman2 sekalian ada juga yang suka Stephen King? Sebagai Bachman dia nulisnya gayanya lebih lain. Somehow lebih gelap, suram, brutal.

Habis King, giliran aku baca Tess Gerritsen. Tess Gerritsen ini adalah seorang dokter di Amerika, second generation Chinese. Tokoh utamanya namanya Jane Rizolli, polisi Boston PD, dan Dr. Maura Isles, dokter post mortem yang tugasnya bikin otopsi.

Ceritanya sendiri tentang - kalau bahasa Jermannya Krimi. Jadinya roman yang tentang polisi-penjahat gitu deh. Mungkin karena penulisnya dokter, jadinya beberapa brutalitas ditulis sangat jelas dan mendetil. Cara nulisnya juga sangat enak, bikin seru sendiri kalau lagi baca.

Kalau di antara teman2 ada yang mau baca buku2nya dia, mending mulai dari yang pertama "The Surgeon", jadinya jelas semua karakter yang ada. Buku2nya memang independen satu sama lain, tapi lebih enak kalau tahu latar belakang dari tokoh2 yang ada.

Masih tema Krimi, buku ini aku direkomen sama Amazon, "The Sleeping Doll".

Bagus ceritanya, tentang seorang interogator di kepolisian, penjahatnya adalah seorang pemimpin sekte yang membunuh satu keluarga. Tema Charles Manson atau David Korresh begitu. Very interesting and nice twists!


Berikutnya adalah satu buku karangan Dean Koontz - "Brother Odd":

Ini adalah buku ketiga dari Odd-Trilogi. Buku pertama judulnya "Odd Thomas", kedua "Forever Odd". Si Odd Thomas ini adalah orang yang bisa lihat mahluk halus. Sangat lucu, walaupun kadang serem juga.


Setelah yang serem2 dan tegang2, aku baca buku yang santai, karangan John Grisham judulnya "Playing for Pizza"

Ceritanya tentang satu pemain American Football, Quarterback tepatnya, yang nggak dapet kontrak lagi di NFL, jadinya main di Italia. Lucu, seger, ringan, terutama kalau tahu tentang peraturan2 American Football, nice reading.


Masih soal nice book, aku baca "High Fidelity" karangannya Nick Hornsby:

Buku ini juga pernah dibikin filmnya, yang main John Cusack, tentunya dengan sedikit dicocok2in. Terutama buat yang tinggal di Inggris dan belum pernah baca buku ini dan pengen baca, lucu banget bukunya. Ceritanya tentang satu orang yang punya toko piringan hitam, selalu bikin top five list of everything...

Balik ke Grisham lagi, aku baca "The Appeal":

Ceritanya agak beda dari cerita pengadilan yang biasanya, karena ini cerita tentang naik banding, di mana di belakang layar banyak intrik2nya. Buat yang suka baca bukunya dia seperti "A Time to Kill" atau "Rainmaker", buku ini sangat menarik.


Sementara ini aku lagi baca bukunya Tess Gerritsen lagi, yang judulnya "Vanish":
Ceritanya berkisar di Detective Rizzoli dan Dr. Isles....bacanya masih belum habis tapinya...:o)

Okey , itu buku-buku yang direkomendasi oleh Hoke .

Sekarang kita lihat satu buah buku yang ditop dipilih oleh mba Lenny , ada yang berani nebak ? YES , YES , YES ... ." THE ACT of MARRIAGE " yang ditulis oleh Tim dan Betty Lahaye, terbitan 1976 , harga Rp 60.000 ( kapan ? ya, taon 76 ;)

Gambar covernya sudah jelas.
Ini cover edisi revisi tahun 1998 , harga £3.50 ( Amazon UK)

Sampul belakang , bisa terbaca toh ?
dari daftar Isi , sudah pasti puwas ;)
Pertanyaannya , dilihat dari isinya , ini buku masuk kategori Fiksi atau Non Fiksi ? ;))

" The art of mutually enjoyable lovemaking is not difficult to learn, but neither is it automatic. No one is a good lover by nature... Yet no one need settle for a lifetime of sexual frustation".
( diambil dari sampul buku ).

Lalu Pak PAB , menantang dengan buku berjudul " THE SHACK "...by William P. Young.

1 comment: