Klip bikinan Kusuma. Terima kasih ya Kus..

Tuesday, August 12, 2008

Portmeirion (3): The Hotel and The Beach

Dear Gerombolans,
setelah mengintip sedikit isi dari The Village, marilah kita melanjutkan perjalanan ke arah pantai, dimana Hotel Portmeirion berada. Dari atas kita dapat melihat kolam renang yang menghadap laut. Diantara selubung kabut di seputar pantai, rumpun-rumpun bunga hydrangea berwarna merah, biru, putih dan ungu terlihat mencolok ... mata (lah masak hidung ;)).

Sesekali gerombolan kembang itu bergoyang-goyang ditiup angin, mengikuti irama dan liukan bendera Wales yang berkibar-ria di kesunyian pantai. Terlintas beberapa ekor burung camar yang terbang rendah di tepian pantai. Mereka mematuki pasir, mencari makan ... tak berbunyi. Kalaupun mereka sedang saling bersahutan pastilah suaranya terkalahkan oleh suara angin dan hujan yang tak juga henti.

Sambil menuruni jalan beraspal, dimana mobil pengunjung hotel kadang lalu-lalang, kita akan disuguhi dengan pemandangan alam yang misterius tapi tetap menyisakan kekaguman. Sejauh manapun pandangan mata kita lepaskan, yang kita lihat adalah gulungan-gulungan air yang berkejaran pendek. Selaput tipis tetap menyeliputi alam sekitar.
Apabila kita memandang ke arah kiri kapal, dengan posisi ketinggian air saat itu, kita dapat melihat beberapa bagian yang kelihatan pasirnya. Di tengah laut tampak ada pulau kecil. Pulau Mummy kah? ( I wish ;) Pulau tak berpenghuni itu adalah Ynys Gifftan. Di kejauhan, samar terlihat deretan gunung kehijauan. Ah seandainya cuaca baik, tentu Snowdon, gunung tertinggi yang ada di Wales itu, akan mecungul. Kabut masih menyeliputi sebagian keindahan di seputar pantai. Di sisi kanan, hotel berdinding putih itu tegak berdiri.

Seperti disebutkan pada bagian pertama, bangunan Aber Iâ sudah ada sebelum Clough membeli lahan tepat dimana Hotel Portmeirion sekarang berada. Pada mulanya, selain hotel, hanya ada 3 cottage yaitu White Horse, Mermaid dan The Salutation dan sekarang jumlah berkembang-biak menjadi 17. Setelah berada ditangan Clough, bangunan berupa rumah tua yang dibangun sekitar tahun 1850 itu mulai beroperasi dan mendatangkan laba. Pada tahun 1990 Hotel Portmeirion dianugerahi the Good Hotel Guide's César Award untuk kategori "Brilliant restoration of a great hotel to former glory".

Tanpa mengalami banyak perubahan drastis dalam tiap tahapannya, Hotel Portmeirion ini sudah beberapa kali dirombak. Pertama pada tahun 1926 tak lama setelah dibeli Clough, dimana ruang makan bangunan tua direnovasi menjadi cikal bakal hotel. Pada tahun 1930 ruang makan diperbesar dan lima tahun kemudian dibuatlah pintu masuk baru beserta kantor. Pada tahun 1986, hotel ini terbakar, diperbaiki dan baru dibuka kembali dua tahun kemudian. Di masa lalu, selebriti yang menjadi pelanggan hotel Portmeirion antara lain H.G. Wells, George Bernard Shaw, Bertrand Russell, Noël Coward and Sir Kenneth Clark http://www.portmeirion-village.com/content.php?lID=&nID=23.


Di sebelah kanan hotel terlihat sebuah kapal. Pada tahun 1930, kapal Amis Reunis (Stone Boat) ditempel sedemikian rupa di sisi hotel sehingga, apabila air pasang, kapal tersebut tampak seolah-olah sedang bersandar di tepi pantai atau tepatnya di samping hotel. Pada hari itu air tidak begitu tinggi, sehingga kapal terlihat seperti tergantung. Dalam keadaan surut, apabila kita menuruni tangga yang berada di depan hotel, kita akan langsung dapat menginjakkan kaki kita di pasir pantai. Adakah sejarah dibalik Amis Reunis?


Daerah pesisir pantai itu memang dulunya merupakan tempat pengecoran besi, tempat pembuatan, penjualan dan reparasi kapal. Amis Reunis tersebut bukanlah replika, tetapi merupakan kapal yang pernah karam dihantam badai dan terdampar di pulau Ynys Gifftan. Meskipun bagian bawah kapal yang ditempel di dinding hotel tidak 'asli', bagian atas kapal tersebut merupakan puing-puing yang terselamatkan.
Dari arah pantai, apabila kita melihat ke atas, kita dapat melihat desa dengan Bell Tower yang tinggi menjulang. Dengan melakukan pendakian ke atas (emang ada yang mendaki ke bawah?) kita akan sampai di ujung desa.


Pada ketinggian tertentu kita dapat berhenti dan menikmati keindahan alam yang mungkin membuat kita berpikir apakah ini pemandangan yang sama yang kita lihat di bawah tadi? Nah ketika sampai di Ruang Biru ini, Ria C Vunter memutuskan untuk berhenti agak lama untuk mengambil foto.



Foto terakhir ini menampilan pemandangan kearah laut, pantai pasir dan sebagian badan kapal. Bangunan yang berdinding putih tersebut adalah The Observatory Tower yang selesai dibangun pada tahun 1937. Rupanya menara ini sudah didisain sejak tahun 1935. Sebuah Camera Obscura, yang berasal dari kapal selam German U-Boat, ditempatkan di menara ini pada tahun 1939. Masih ada beberapa foto lagi yang diambil dari Ruang Biru ini. Pemandangan apa sajakah? (Bersambung)


=RiaCV= ( dari segitu banyak foto , mana gambar buaya sama pakaya ;)

Portmeirion (2): Pandangan Lewat Lengkungan Pintu

Dear Gerombolans,
Bagian kedua ini isinya hanyalah foto-foto yang diambil lewat lengkungan pintu. Tak banyak yang perlu ditulis disini, biarlah foto-foto ini yang lebih banyak speak for themselves ;)

An architect has strange pleasures, itu yang pernah ditulis oleh Clough pada tahun 1924.
Menurut saya, memandang dan menikmati bangunan dan lingkungan dari suatu celah dapat memberi kenikmatan tersendiri. Bagaimana dengan teman-teman sekalian? Mudah-mudahan hasil jepretan dalam keadaan hujan ini dapat dinikmati oleh teman-teman semua. (Bersambung)

Portmeirion-Gate House

Portmeirion-Pink Entrance-Gothic Pavilion

Portmeirion-Sepasang Kekasih

Portmeirion-The Prisoner Shop di kiri yang pintunya terbuka.

Portmeirion-Salah satu pojok Piazza

Portmeirion-Tangga menuju Cliff House.
=RiaCV= (yang suka bersalaman ;)

Croeso (=Welcome) to Portmeirion (1)

Dear Gerombolans,
hari Sabtu yang ditunggu-tunggu oleh salah satu anggota GMDJ itu akhirnya tiba juga ... :)
Ya hari itu (Sabtu, 9 Agustus kemarin), Ria C Vunter, berhasil menikmati salah hasil karya seorang Tukang Gambar ;) asal Wales yang bernama Sir (Bertram) Clough Williams-Ellis (1883 - 1978). Nama Clough hampir selalu identik dengan Portmeirion http://en.wikipedia.org/wiki/Portmeirion, sebuah desa yang pembangunannya terinspirasi oleh Portofino http://en.wikipedia.org/wiki/Portofino nya Italy. Portmeirion dibangun diatas lahan yang dulunya berwujud rumah tua milik Clough sendiri di daerah Snowdonia, North Wales. Apa dan mengapa dengan Clough dan masterpiece-nya yang sekarang merupakan wilayah konservasi? Mari kita simak lapanta (laporan pandangan mata) dari jurnalis (halah!) ... gadungan, heheheh ...

Kolam Susu, GMDJ ;) - Menurut Wikipedia dan beberapa sumber online, Portmeirion Village dirancang dan dikerjakan dari tahun 1925-1975. (Sumber lain, brosur berupa Free Map and Guide menuliskan tahun 1926-1976.) Apakah ada kesalahan ketik dalam penulisan tahun ini? Entahlah, yang pasti, Clough masih terlibat aktif dalam pembangunan desa itu ketika usianya sudah mencapai lebih dari 90 tahun!

Lahir di Gayton, Northamptonshire, Inggris, Clough sempat belajar tentang natural sciences dan mengenyam pendidikan di Trinity College, Cambridge - Inggris, meskipun tidak sampai tamat. Pada tahun 1903/4 Clough pergi ke London untuk mengambil semacam kursus arsitektur selama beberapa bulan di Architectural Association, sebelum bekerja dan menjadi arsitek professional pada tahun 1905 dalam usia 22 tahun sampai pada akhir hayatnya.

Dua puluh tahun kemudian (1925), Clough membeli suatu lahan yang dikenal dengan nama Aber Iâ (Glacial/Ice Estuary) dengan harga dibawah £ 5.000. Oleh Clough, nama tempat itu diganti menjadi Port Meirion yang kemudian lebih sering ditulis dalam satu kata, Portmeirion. Port karena daerah tersebut merupakan daerah pantai resort dan Meirion (dalam bahasa Welsh yang diambil dari kata Merioneth, nama county dimana Aber Iâ terletak http://www.portmeirion-village.com/content.php?nID=41;lID=1.

Tanpa menunggu lama, Clough segera mewujudkan impiannya untuk membangun desa fantasi yang sudah lama diidam-idamkannya diatas tanah yang baru dibelinya. Pembangunan bertahap yang memakan waktu 50 tahun ini menunjukkan konsistensi Clough sebagai natural architect dengan tetap mempertahankan keindahan alamiah lahan, tanpa merusak lingkungan.

Sebagai arsitek, Clough memiliki motto "Cherish the Past, Adorn the Present, Construct for the Future" dan selalu menekankan keindahan yang natural. Penghargaan atas dedikasinya yang tiada henti sebagai pelopor dan pelestari lingkungan inilah membuat Clough dianugerahi gelar "Sir" pada tahun 1971, untuk kategori "services to architecture and the environment".

Apakah benar bahwa Clough "meniru" desa Portofino yang berada di Genoa, Italy? Karena Ria C Vunter belum pernah ke Italy, mungkin ada dari teman-teman yang sudah pernah mengunjungi desa Portofino yang bisa sharing?

Portmeirion yang dikelilingi taman seluas 70 acres ini terdiri dari Hotel Portmeirion dengan total jendral-jendril 42 kamar, ditambah dengan 17 self-catering cottages yang dapat mengakomodasi 2-8 orang. Selain restoran yang berada di dalam hotel, ada di desa itu ada Caffi Glass (Blue Cafe), cafe ala Italy yang dindingnya dicat biru), 3 kios yang menjajakan es grim buatan lokal dengan merek dagang Cadwaladers. Konon kabarnya, katanya ... katanya ... hufen iâ (ice cream) yang mulai diproduksi sejak tahun 1927 ini, merupakan es grim yang terlezat sedunia, karena ... secara Cadwaladers yang berkualitas tinggi ini punya resep rahasia (ssst ...kalah "tua" sama Minghella punya yang di Pulau E, yang baru mulai berproduksi pada tahun 1950).

Selain itu ada sekitar sepuluh gift shops yang menjual bermacam-macam barang seni, buku dan benda-benda sebagai kenang-kenangan. Dua diantaranya adalah Siop Bach (Little Shop) dan Prisoner Shop.

Sejak dipergunakan sebagai setting pembuatan serial drama di televisi The Prisoner yang dibintangi oleh Patrick MaGoohan pada tahun 1976, Portmeirion menjadi semakin tersohor dan desa ini mulai dikenal dengan sebutan "The Village" sampai sekarang http://www.portmeirion-village.com/content.php?nID=54;lID=1.


Deretan bangunan yang berhadapan dengan Siop Bach merupakan salah satu blok pertama yang dibangun pada tahun 1927. Blok tersebut dinamakan The Battery. Lokasi disekitar itupun kemudian dikenal dengan nama Battery Square.


Foto berikutnya menunjukkan gambar Piazza beserta kolam dan air mancur yang dibangun pada tahun 1965, menggantikan lapangan tenis yang sudah ada disana sejak tahun 1930an. Di tengah-tengah, tampak Gloriette beserta balkonnya yang dirancang pada tahun 1963.


Disisi kolam yang sebelah sananya lagi, yang tepat berhadapan dengan Gloriette ini, terdapat Gothic Pavilion yang juga dicat pink. Paviliun ini dibangun dua tahun setelah Gloriette dan didedikasikan untuk William Maddocks (1773-1828). Sepasang patung yang didirikan diatas pilar turut menghiasi Piazza. Patung berwarna keemasan yang berupa penari Burma ini di dalam foto hanya kelihatan satu saja (yang satunya ada di sebelah kirinya).





Di sebelah kiri Piazza tampak seorang wanita yang sedang mengagumi salah satu patung yang berada di depan Town Hall. Patung tersebut tak lain adalah patung Hercules http://www.portmeirion-village.com/content.php?nID=19;lID=1;cID=109. Karena penempatan patung itulah maka Town Hall, yang dibangun pada 1937-1938 itu, dikenal dengan sebutan Hercules Hall.
Bangunan yang dicat warna warni adalah Chantry Row. Blok yang didirikan pada tahun 1962 ini menghubungkan Chantry Cottage dengan The Dome.
The Dome atau The Pantheon http://www.portmeirion-village.com/content.php?nID=19;lID=1;cID=100 yang didirikan pada tahun 1961 terlihat megah ditengah-tengah salah satu sudut desa. Di dalam Dome ini terdapat Dome Gallery yang menjual lukisan karya Rob Piercy, salah satu seniman asal Wales http://www.portmeirion-village.com/content.php?nID=69;lID=1.


Tampak di sebelah kanannya ada sebuah bangunan menjulang, Bell Tower atau The Campanile yang didirikan pada tahun 1928. Pemandangan yang seperti inilah yang membuat Portmeirion dikatakan seperti duplikat Portofino yang di Italy. Bagaimana menurut gerombolan penonton?

Bangunan lain yang turut menghidupkan nadi Portmeirion adalah sebuah kastil tua. Pada tahun 1931, Clough membeli Castell Deudraeth dari pamannya Sir Osmund Williams Bt dan berencana untuk menambah fasilitas penginapan dengan mendaya-gunakan kastil tersebut. Akan tetapi, rencana renovasi terhambat karena perang dan baru dapat direalisasikan pada tahun 2001 sebagai restoran dan tempat penginapan dengan 11 kamar. Secara keseluruhan ada sekitar 50 bangunan yang mencakup desa Portmeirion ini. (Bersambung).

Catatan: Gambar bangunan terdahulu dan sejarah Portmeirion dapat juga dibaca di link berikut ini: http://www.portmeirion-history.co.uk/.

=RiaCV=

ps : Penjaga Kolam (hampir semaput )... teteh Ria ??? tidak salah neh kirim artikel " Good Enough for Lonely Planet " ke Kolam Susu...

Pakde 'Kebanjiran' lagi ?

Mukaddimah :
terus terang 'nonk ngeri dianggap "Insensitive" kasih judul gitu, kok kek tabloid ngejar oplag. Tolong protes ya , kalo keliru... terutama pakde .
Ini digabung aja , kiriman dari Pak PAB dan Mba Enda untuk Pakde ...

HALLO BUNG PHILL DAN SOBAT SEMUA......
Topi....??? Ya....hari Sabtu minggu lalu, si Dewi, cerita...kalau kita dapat langgilan ke Duane. Hach...ada apa...??? Dewi cerita,waktu kami ke Holland ada kartu dari Post, untuk ambil barang,tapi karena kejadian di rumah,maka dia juga sama sekali lupa, bahkan itu kartu ada dimana..??? Juga tidak ada yang tau.

Nah...karena sudah lebih dari 3 Minggu, maka itu barang dikirim kekantor duane. Tapi kami benar-benar tidak tau...barang apa,wong kami tidak ada pesan apa-apa dan tidak ada saudara,teman,atau sobat yang mau kirim apa...Jadi kami tambah banyak mikir...mikir...dan mikir....Susi bilang:,,Coba di ingat-ingat, mungkin kamu lupa pesan apa dan dimana...???Nah...karena hari ini, kami semua kerja,maka kami minta Dewo yang ke kantor duane dan menanyakan barang apa. Pegawai duanenya,bilang sama Dewo, hanya TOPI (tapi banyak)....!!!

Nah, segera Dewo telpon ke kantor Dj. dan cerita, kalau kiriman nya, berupa topi.....Untung Dewo,tau apa itu topi dan setelah dibuka,memang ternyata topi...jadi sama pegawai duane langsung dikasikan,tanpa banyak tanya a-o.....Waktu Dj. sampai rumahnya Dewo, langsung Dj. buka itu paket, baru Dj. ngeh...oalah.....dari PAB to...

TERIMAKASIH ...!!!!! Bung Phill....Langsung Dj. ambil foto dan ini dia, topi-topi kiriman dari PAB.....Dj. tidak kurangi lho ya.....Hanya saja kok yang buat mas Bambang Ja Im, Dewi Sareh, Indri, Bambang Wiguno, Bobby Sebba, Linda AL, dll Masih PAB simpan ya.....

Okay...sekali lagi..terimakasih ya Bung Phill.....Kalau kirim lagi, kasi tau dulu ya, agar kami tidak mikir, karena kalau urusan dengan duane, biasanya rewel, hahahaaaa..... Dan buat Dj. cukup dengan 2 huruf saja ( Dj.) ...hahaha...ngelunjak kan.....ups...sorry....
Salam manis buat General dan Generilnya dirumah....
( KAMSIA....!!!!!!! ) Dj.

Paket Pertolongan pertama ;)
HALLO ENDA........
Terimakasih untuk kiriman nya yang begitu buuuaanyaaaakkk.....!!!! Tadi pagi,waktu bangun tidur, Alexander langsung kasi tau ada paket yang datang. Waktu Dj. dan Susi lihat itu paket, hampir jatuh kebelakang.....Uíiiiihhhhh......!!!!!!!!!!!! Besar amat.....!!!
Susi langsung teriak....Enda...gila.....!!! ( bukan marah,hanya keheranan ) Kok kirim begitu banyaknya...padahal itu ongkos kirimnya juga pasti sangat mahal......Dj. jadi seneng,karena persediaan di kantor memang sudah tinggal dikit, semalam di perjalanan pulang dari Venesia,
Dj. sudah pesan sama Susi, kalau persediaan di kantor sudah hampir habis. Tolong di belanjakan lagi.....taunya pagi ini sudah ada .....
HALELUYA...!!!!!!!!!!!!Kan kalau di kantor, paling mudah,untuk makan siang,tinggal rebus 2 supermie dan dimasukan2-3 telur mentah.....hmmm.....yummy...( tapi Biehun,itu kesukaan Dj. yang ladanya terasa ) ( hihi, sama deh , bihun rasa lada lekker ya pakde, ngerusak taste bud , hehehe )
Sekali lagi Enda.....TERIMAKASIH YA.....!!!!!!!!!!!!!! Semoga semua kabaikan mu,mendapat balasan dari TUHAN saja....!!! AMIN...!!!
Salam manis dari Mainz. Dj.

Hoke , titelnya apa yah ?

" Wanita Pembawa kayu "

Ini foto hasil karya Hoke " Wanita pembawa Kayu " di Cikanere, Cipanas ( Puncak dunk ?)
with a little help from my 'pren' ( photoshop ,begitu pengakuannya, bener kah ;)