



Marx: “GMDj itu candu masyarakat.”
Shakespeare: “To GMdj or not to GMDj. A stupid question. What is in a GMDj?”
Kennedy: “Jangan tanyakan apa yang kau dapat dari GMDj!”
Heisenberg: “Ketidakpastian adalah hal yang niscaya dalam GMDj.”
Soekarno: “Jangan sekali-sekali melupakan GMDj!”
Gorbachev: “Perestroika, glasnost, i gmdj!”
Walesa: “Tiada kemerdekaan tanpa GMDj!”
Descartes: “aku berGMDj, karena itu aku ada.”
Hawking: “GMDj hole, tempat bertemunya mekanika kuantum dan relativitas umum.”
SBY: "Lanjutkan GMDj"ini Kutipan e-mailnya Hoke :
Friday, 29 June, 2007 9:16 AM
Teman2, saya akan kirim undangan untuk teman2 semua untuk bergabung di Mailing List gerombolannya Mas Djoko. Jadi jangan kaget dan jangan langsung dihapus....:o) Untuk masuk ke milis, silahkan teman2 klik Link yang ada. Tanpa verifikasi lewat Link tersebut, teman2 tidak masuk ke dalam mailing list ini, jadi tolong jangan lupa untuk bikin satu klik yang obligatoris tadi. Di milis ini, teman2 nggak perlu merubah alamat email yang sudah ada.Kalau ada pertanyaan, jangan ragu, sungkan dan malu2 untuk kontak saya.
helo sobat. kesibukannku kini sedang bikin sayuran organik. dimana cara menanamnya di dalam kantong plastik (polybag). dengan teknik demikian, kita tidak membutuhkan lahan yang luas. konon di atap rumah yang terbuat dari betonpun, seseorang bisa memanen padi.
Penyiapan Benih
- Benih cabe dibuat sendiri. Caranya, pilih buah cabe yang matang (merah), bentuk sempurna, segar, tidak cacat dan tidak terserang penyakit. Kemudian keluarkan bijinya dengan mengiris buah secara memanjang. Cuci biji lalu dikeringkan. Kemudian pilih biji yang bentuk, ukuran dan warna seragam, permukaan kulit bersih, tidak keriput dan tidak cacat. Bila kesulitan membuat sendiri, benih cabe dapat dibeli di toko pertanian setempat.
- Benih yang akan ditanam diseleksi dengan cara merendam dalam air, biji yang terapung dibuang.
Sebelum tanam di tempat permanen (polybag), sebaiknya benih disemai dulu dalam wadah semai yang dapat berupa bak plastik atau kayu dengan ketebalan sekitar 10 cm yang dilubangi bagian dasarnya untuk pengaturan air(drainase). Persiapannya sbb :
1. Isikan dalam wadah semai media berupa tanah pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Untuk menghilangkan gangguan
2. Benih yang akan ditanam, sebelumnya direndam dalam air hangat (50 derajat Celcius) semalam. Lebih baik lagi bila diberi zat pengatur tumbuh seperti Atonik.
3. Tebarkan benih secara merata di media persemaian, bila mungkin beri jarak antar benih 5 x 5 cm sehingga waktu tanaman dipindah/dicabut, akarnya tidak rusak. Usahakan waktu benih ditanam diatasnya ditutup selapis tipis tanah. Kemudian letakkan wadah semai tersebut di tempat teduh dan lakukan penyiraman secukupnya agar media semai tetap lembab.
1. Benih yang telah berkecambah atau bibit cabe umur 10-14 hari (biasanya telah tumbuh sepasang daun) sudah dapat dipindahkan ke tempat pembibitan.
2. Siapkan tempat pembibitan berupa polybag ukuran 8 x 9 cm atau bumbungan dari bahan daun pisang sehingga lebih murah harganya. Masukkan ke dalamnya campuran tanah, pasir dan pupuk kandang serta tambahkan Curater 3 G.
3. Pindahkan bibit cabe ke wadah pembibitan dengan hati-hati. Pada saat bibit ditanam di bumbungan, tanah di sekitar akar tanaman ditekan-tekan agar sedikit padat dan bibit berdiri tegak. Letakkan bibit di tempat teduh dan sirami secukupnya untuk menjaga kelembabannya. Pembibitan ini untuk meningkatkan daya adaptasi dan daya tumbuh bibit pada saat pemindahan di tempat terbuka.
4. Bibit bisa ditanam di polybag setelah berumur 30-40 hari.
Persiapan Media Tanam Polybag
1. Siapkan polybag tempat penanaman yang berlubang kiri kanannya untuk pengaturan air.
2. Masukkan media tanam ke dalamnya berupa campuran tanah dengan pupuk kandang 2 : 1 sebanyak 1/3 volume polybag. Tambahkan Furadan atau Curater 3 G 2 - 4 gr/tanaman untuk mematikan
3. Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag setinggi 1/3 nya
4. Tambahkan pupuk buatan sebagai pupuk dasar yaitu 10 gr SP 36, 5 gr KCl dan 1/3 bagian dari campuran 10 gr Urea + 20 gr ZA per tanaman (2/3 bagiannya untuk pupuk susulan). Kemudian siram dengan air agar pupuk laur dalam tanah.
Penanaman
1. Pilih bibit cabe yang baik yaitu pertumbuhannya tegar, warna daun hijau, tidak cacat/terkena
2. Tanam bibit tersebut di polybag penanaman. Wadah media bibit harus dibuka dulu sebelum ditanam. Hati-hati supaya tanah yang menggumpal akar tidak lepas. Bila wadah bibit memakai bumbungan pisang langsung ditanam karena daun tersebut akan hancur sendiri. Tanam bibit bibit tepat di bagian tengah, tambahkan media tanahnya hingga mencapai sekitar 2 cm bibir polybag.
3. Padatkan permukaan media tanah dan siram dengan air lalu letakkan di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung.
Pemeliharaan
1. Lakukan penyiraman secukupnya untuk menjaga kelembaban media tanah polybag.
2. Lakukan pemupukan susulan :
Umur 30 hari setelah tanam : 5 gr Kcl per tanaman.
Umur 30 dan 60 hari setelah tanam : masing-masing 1/3 bagian dari sisa campuran Urea dan ZA pada pemupukan dasar.
3. Lakukan perompesan/pembuangan cabang daun di bawah cabang utama dan buang bunga yang pertama kali muncul.
4. Untuk mengendalikan
medio 2006, sebuah bangunan kuno ini mulai di permak.
beginilah suasana kesibukan para tukang.
tiga minggu kemudian bangunan dengan penampilan baru selesai.
saat mulai beroperasi ternyata pengunjung lumayan membludak... hehehe.... ayo.. ayo.. sayang anak... sayang bini... seribu tiga...!
tepat 1 juni 2009, bangunan itu kembali diambrukin, untuk mengikuti kemauan "pasar".
20 Juni 2009 : Pembongkaran bangunan
Pekerjaan penggalian tanah untuk fondasi
Pekerjaan pemasangan fondasi
22 Juni 2009 : Pekerjaan kontruksi (pembesian)
You are about to receive a hug
You have chosen : both arms over top
they have also chosen both arms over top !Petinggi Kolam dear,
mo jualan lontong plastik, hehehe sotonya kagak ade, cuman lontongnye doang. Harga? suka2, harga tek dung juga boleh. Makasih klo berkenan dititipin lumayan buat nambah celengan ;)
Makasih banyak,
=Ria=
Tak dapat dipungkiri, kanker payudara adalah momok paling menakutkan bagi para perempuan selain kanker serviks. Tapi bagi Anda yang pada waktu bayi dulu mendapatkan ASI ekslusif dari ibu, maka berbahagialah. Pasalnya penyakit menakutkan ini bakal menjauh dari tubuh Anda. Mengapa? Menurut para ilmuwan dari Amerika Serikat (AS), ASI terutama ASI eksulif ternyata mampu menjauhkan para perempuan dari serangan kanker payudara
Penelitian yang dilakukan dan dipimpin oleh Hazel B Nichols, ilmuwan University of Wisconsin, AS beserta timnya ini melibatkan 2.016 perempuan berusia 20 tahun hingga 69 tahun yang mengidap kanker payudara dan 1.960 perempuan berusia 20 tahun hingga 69 tahun yang tidak mengidap kanker payudara. Hasilnya sungguh menggembirakan sekaligus mengejutkan. Selain perempuan dewasa yang mendapatkan ASI (air susu ibu) ketika masih bayi memiliki risiko serangan kanker payudara 17% lebih rendah daripada perempuan dewasa yang tidak pernah mendapatkan ASI ketika masih bayi ternyata para perempuan yang lahir sebagai anak pertama memiliki risiko lebih besar terserang kanker payudara ketika dewasa. Sayangnya, penyebab utamanya belum terungkap karena hingga saat ini penelitian ini masih berlangsung. Namun yang pasti, menurut Nichols kualitas ASI ibu di dunia saat ini juga banyak dipengaruhi oleh dampak negatif dari luar, seperti polusi udara.
Nichols berharap kelak hasil penelitian ini akan lebih mendorong para ibu untuk memberikan ASI kepada bayi mereka. Sebab, ASI ternyata tidak hanya mampu memangkas risiko kanker payudara pada tubuh si ibu tapi juga bisa membekali anak perempuan mereka kelak ketika dewasa.
Agar anak perempuan kita sehat selalu, hadiahkan buku ini sejak dini :
>> Bisa dibeli di toko buku atau supermarket terdekat di rumah Anda. Pesan via Kolam bisa juga... cuma ongkos kirim tanggung ndili ya... ;)